Selasa, 19 Maret 2013

JAVA BEANS

Kali ini, penulis akan membahas tentang penggunaan Java Beans. tentu saja ini digunakan untuk bahasa Java. Java Beans ini sering digunakan untuk membangun sebuah Aplikasi Enterprise berbasis Web. Oleh karena itu, pembahasan mengenai Java Beans tidak terlepas dari penggunaan halaman JSP (Java Server Pages) dan kelas-kelas java. oke langsung saja ke pengertian Java Beans.
Menurut Wijanarko, JavaBeans adalah..
JavaBeans pada awalnya dimaksudkan sebagai komponen visual untuk membuat aplikasi GUI. Sekarang ini Javabeans meluas dan dipakai untuk seluruh lingkungan pemrograman Java, termasuk JSP (Java Server pages) dan EJB (Enterprise Java Beans). Dalam pemakaian aplikasi Web seperti JSP dan EJB, kita tidak memakai komponen JavaBeans visual yang memakai komponen GUI dan AWT; melainkan kita memakai JavaBeans non-visual [WIJ06].
Pada Dasarnya JavaBeans dapat dibuat dengan cara yang sama dengan pembuatan class Java standar, tetapi kelas Java Beans memiliki beberapa kententuan berikut ini:
  1. Class tersebut harus memiliki satu buah konstruktor yang tidak memakai argument.
  2. Setiap property dari JavaBeans yang akan diakses oleh public harus memiliki metode khusus untuk menentukan nilainya (metode setter), dan metode khusus untuk mengambil nilainya (metode getter).
Kalau dilihat dari penjelasan di atas, Java Beans adalah sebuah cara untuk membuatkan objek dari kelas yang dimaksud. Namun objek ini tidak langsung “frontal” dituliskan dalam halaman JSP-nya. Frontal di sini adalah dengan menggunakan sintaks “new” pada halaman JSP-nya, tetapi ada sintaks khusus untuk menggunakan sebuah instansiasi Objek JavaBeans-nya. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tampilan selanjutnya mengenai sintaks-sintaks JavaBeans.
sumber : Wijono, S. H. (2006). Pemrograman Java Servlet dan JSP. Yogyakarta: Penerbit Andi.

0 komentar:

Posting Komentar